BULUKUMBA,infotanews.id – Anggota DPRD Kabupaten Bulukumba, H. Safiuddin, S.Sos., M.M., menghadiri Upacara Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tahun 2026 yang digelar di Lapangan Upacara Kantor Bupati Bulukumba.
Kehadiran legislator Fraksi PKS tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap upaya penguatan ketahanan keluarga sebagai fondasi pembangunan daerah dan bangsa. Dalam kegiatan itu, H. Safiuddin didampingi Sekretaris DPRD Kabupaten Bulukumba, Asnarti Said Culla, S.H., M.H., Ph.D.
Peringatan Harganas tahun ini mengusung tema “Ayah Wajib Hadir”, yang menekankan pentingnya peran ayah dalam pengasuhan, pendidikan, serta pembentukan karakter anak di lingkungan keluarga.
Upacara dipimpin langsung oleh Bupati Bulukumba, H. Andi Muchtar Ali Yusuf, selaku inspektur upacara. Turut hadir unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, para Asisten dan Staf Ahli lingkup Pemerintah Kabupaten Bulukumba, pimpinan OPD, Ketua Dharma Wanita Persatuan, para Kepala UPT Balai Penyuluhan KB, Penyuluh KB, Ketua Baznas, Pimpinan Cabang Bank Sulselbar, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Rangkaian upacara diisi dengan pembacaan amanat Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga oleh Bupati Bulukumba, pembacaan sejarah singkat Hari Keluarga Nasional oleh Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak Kabupaten Bulukumba.
Di sela kegiatan, H. Safiuddin menegaskan bahwa keluarga merupakan pilar utama dalam membangun masyarakat yang kuat. Menurutnya, keluarga yang harmonis, tangguh, dan sejahtera akan melahirkan generasi yang berkualitas serta mampu menghadapi berbagai tantangan zaman.
“Momentum Hari Keluarga Nasional ini harus menjadi pengingat bagi kita semua bahwa keluarga adalah pondasi utama pembangunan. Dengan menghadirkan peran ayah, memperkuat komunikasi dalam keluarga, serta memberikan perhatian terhadap tumbuh kembang anak, kita dapat mewujudkan keluarga yang tangguh, sejahtera, dan melahirkan generasi emas Indonesia,” ujar H. Safiuddin.
Dia berharap semangat Harganas tidak berhenti pada seremoni semata, tetapi menjadi komitmen bersama seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat ketahanan keluarga sebagai investasi jangka panjang bagi kemajuan Kabupaten Bulukumba dan Indonesia. (*)














Komentar