BULUKUMBA,infotanews.id – Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Bulukumba menerima langsung aksi unjuk rasa yang digelar Cipayung Plus Bulukumba di depan Gedung DPRD Bulukumba, belum lama ini. Massa menyuarakan sejumlah tuntutan nasional yang berkaitan dengan kebijakan pemerintahan pusat.
Aksi tersebut diterima oleh Ketua DPRD Kabupaten Bulukumba, Umy Asyiatun, didampingi Wakil Ketua II DPRD, Syahruni Haris, serta Anggota DPRD, Juandy Tandean. Turut mendampingi Sekretaris DPRD, Asnarti Said Culla, bersama jajaran Sekretariat DPRD.
Dalam aksi yang mengusung grand isu “Turunkan Rezim Prabowo-Gibran”, massa menyampaikan tujuh tuntutan utama. Di antaranya, membebaskan negara dari praktik militerisme di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, mengevaluasi total Kabinet Merah Putih, mengevaluasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta menolak Koperasi Desa Merah Putih, mendesak pengesahan Undang-Undang Perampasan Aset, menyelesaikan konflik agraria, menekan inflasi dan harga BBM, serta meningkatkan kesejahteraan guru.
Perwakilan massa menegaskan bahwa tuntutan tersebut merupakan bentuk aspirasi masyarakat yang harus menjadi perhatian pemerintah. Mereka menyatakan akan terus mengawal berbagai isu kerakyatan dan memperluas gerakan apabila tuntutan yang disampaikan tidak mendapat respons yang memadai.
“Apabila tuntutan-tuntutan kerakyatan ini diabaikan, maka kami bersama seluruh elemen rakyat akan terus berlipat ganda, turun ke jalan, dan menggalang perlawanan demi menyelamatkan masa depan bangsa,” tegas perwakilan massa dalam pernyataan sikapnya.
Menanggapi aspirasi yang disampaikan massa aksi, Ketua DPRD Kabupaten Bulukumba, Umy Asyiatun, menyampaikan bahwa DPRD menghargai penyampaian pendapat di muka umum sebagai bagian dari kehidupan demokrasi.
Ia menegaskan bahwa seluruh tuntutan dan pernyataan sikap yang disampaikan Cipayung Plus Bulukumba akan dicatat dan diteruskan kepada pihak-pihak yang berwenang sesuai dengan mekanisme yang berlaku.
Menurutnya, DPRD Bulukumba berkomitmen untuk menjadi jembatan antara masyarakat dan pemerintah dalam menyampaikan berbagai aspirasi yang berkembang di tengah masyarakat.
“Kami menerima dan menghargai aspirasi yang disampaikan hari ini. Seluruh poin tuntutan akan kami catat dan teruskan kepada instansi serta lembaga terkait sesuai kewenangan yang ada. DPRD pada prinsipnya terbuka terhadap setiap masukan yang disampaikan secara demokratis dan bertanggung jawab,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga situasi yang kondusif serta mengedepankan dialog dalam menyampaikan kritik dan masukan terhadap kebijakan pemerintah.
Aksi berlangsung di bawah pengawalan aparat keamanan dan diterima secara terbuka oleh unsur pimpinan dan anggota DPRD Bulukumba sebagai bagian dari penyampaian aspirasi masyarakat. (*)














Komentar