Pasca Lebaran, Pendapatan Tanjung Bira Tembus Rp500juta Lebih

BULUKUMBA,infotanews.id – Destinasi wisata tanjung Bira Bulukumba, Sulawesi Selatan tetap menjadi destinasi wisata unggulan untuk meraup Pendapatan Asli Daerah (PAD) tertinggi di Kabupaten Bulukumba.

Data yang dihimpun di lokasi, Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Bulukumba mencatat dalam empat hari terakhir, terhitung tanggal 21, 22, 23 dan 24 Maret 2026 pendapatan atau retribusi masuk di pos masuk kawasan Tanjung Bira sudah mencapai Rp536.625.000.

Kepala Disparpora Bulukumba, Hj. Hamrina A. Muri, mengatakan, tingginya pendapatan ini disebabkan karena membeludaknya jumlah wisatawan yang berkunjung di Pantai Bira pasca lebaran.

“Pendapatan ini akan terus bertambah hingga beberapa hari kedepan. Kami optimistis pendapatan masuk di kawasan Bira akan capai 1 Miliar, paling tidak melampaui target pendapatan tahun lalu sebesar hampir 1 miliar,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala UPT Kawasan Bira, Mustamar menambahkan, untuk pendapatan sementara masuk di kawasan wisata Titik Nol terhitung mulai tanggal 21,22,23 dan 24 Maret 2026 mencapai Rp52.765.000. Retribusi masuk di kawasan Titik Nol ini di kelola Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan.

“Capaian pendapatan kawasan Titik Nol ini dipastikan akan terus bertambah beberapa hari kedepan, sama seperti kawasan pantai Bira. Disisi lain, kita punya tempat wisata menarik lainnya tapi di kelola oleh BUMDES yang ada di Kecamatan Bontobahari,” jelasnya.

Untuk masuk kawasan Pantai Bira, pengunjung di kenakan biaya Rp20.000 (untuk dewasa+ Asuransi), Rp100.000 (untuk anak-anak+ asuransi), Rp55.000 (mancanegara).

“Untuk parkir khusus sepeda motor Rp5.000, mobil pribadi dan sejenisnya Rp10.000, bus/ mini bus Rp15.000,” jelas Mustamar. (*)

Komentar