BULUKUMBA,infotanews.id – UPT SMAN 18 Kajang menggelar kegiatan kunjungan edukasi dan sharing knowledge di kawasan Pusat Pemerintahan Kabupaten Bulukumba.
Agenda ini bertujuan untuk memperluas wawasan para siswa mengenai tata kelola pemerintahan daerah, warisan budaya lokal, serta pengembangan inovasi berbasis sekolah.
Kunjungan menggebu ini diawali dengan menjelajahi kemegahan Gedung Pinisi. Para siswa dan guru pembimbing berkesempatan langsung naik ke lantai empat gedung untuk melihat dari dekat replika replika perahu Pinisi yang megah berdiri lengkap dengan tiang dan bendera Merah Putih.
Momen ini dimanfaatkan para siswa untuk mempelajari sejarah ketangguhan maritim serta nilai-nilai kearifan lokal mahakarya khas Bumi Panrita Lopi.
Selanjutnya, rombongan bertolak menuju area balkon yang berhadapan langsung dengan Gedung Ammatoa serta pemandangan kompleks Kantor Bupati Bulukumba.
Di lokasi ini, para siswa mengabadikan momen kebersamaan dengan latar belakang Gedung Ammatoa yang berdiri kokoh sebagai simbol pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan kabupaten.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan agenda penerimaan dan diskusi bersama Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Bulukumba.
Dalam sesi ini, jajaran Bapperida memaparkan peran strategis lembaga, terkhusus pada tugas dan fungsi Bidang Riset dan Inovasi Daerah dalam mengawal serta menumbuhkembangkan gagasan kreatif di daerah.
Puncak acara diisi dengan sharing knowledge mengenai inovasi unggulan “Peluk Sastra” (Pelestarian Budaya dan Literasi Sekolah Melalui Sastra) yang digagas oleh UPT SMAN 18 Kajang. Pihak sekolah mempresentasikan latar belakang, capaian, serta dampak positif Peluk Sastra dalam meningkatkan minat baca dan melestarikan sastra lokal di kalangan generasi muda.
Pihak Bapperida Kabupaten Bulukumba memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas keaktifan dan semangat inovatif yang ditunjukkan oleh UPT SMAN 18 Kajang. Melalui kunjungan ini, diharapkan sinergi antara satuan pendidikan dan pemerintah daerah dapat terus terjalin erat demi melahirkan generasi muda Bulukumba yang cerdas, berbudaya, dan inovatif. (*)








Komentar