BULUKUMBA,infotanews.id – Anggota DPRD Kabupaten Bulukumba akhirnya menepati janjinya untuk melihat langsung lokasi yang menjadi objek konflik antara warga dengan rencana pembangunan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (YON TP), Minggu (6/9/2026).
Berdasarkan pantauan dilokasi, 12 Anggota DPRD Bulukumba hadir, Hj. Nuraidah, Andi Pangerang Hakim, Andi Suriadi, Ismail Papo, Andi Usdar, Samsir, Hj. Astati Tajuddin, H.Ilham Bachtiar, Risal Sarib, H. Syarifuddin, dan Nurlina.

Untuk masuk ke lokasi tersebut menempuh perjalanan 2 Km. Mereka menggunakan motor dengan menyeberangi jembatan gantung, dan jalan yang agak sulit di jangkau karena jalan berlubang dan harus extra hati- hati.
Setiba di lokasi, Legislator lintas komisi DPRD tersebut di sambut ratusan warga yang sejak pagi menunggu, ada dari Desa Bukit Harapan, dan Desa Benteng Palioi yang tergabung Aliansi Masyarakat Pejuang Kemanusiaan (AMPK). Mereka masing- masing mempersejatai diri membawa parang panjang, celurit dan alat lainnya.

Legislator Golkar Bulukumba, H Bahtiar Ilham, mengatakan kunjungan tersebut sebagai bentuk komitmen DPRD dalam mengawal aspirasi warga yang sebelumnya disampaikan melalui aksi demonstrasi di Gedung DPRD Bulukumba beberapa waktu lalu.
“Hari ini kami turun ke lokasi bersama 12 anggota DPRD Bulukumba untuk menepati janji apa yang telah kami sampaikan waktu kami terima aspirasi di DPRD beberapa hari lalu. Kami sudah melihat langsung Patok tersebut, tentu kami 40 anggota DPRD Bulukumba akan berjuang sampai ke kementerian untuk mengawal persoalan ini,* tegasnya.

Dia menilai, lahan yang berada di kawasan Desa Barang, Desa Bukit Harapan sangat jelas merupakan lahan produktif yang selama ini dikelola masyarakat dan menjadi salah satu sumber mata pencaharian mereka. Pohon cengkeh yang selama ini tumbuh subur puluhan tahun di kebun mereka adalah satu- satunya hasil bumi andalan mereka. (*)













Komentar