Perkuat Sinergi Sektor Pariwisata, Disparpora Bulukumba Gelar Audiensi Bersama Poltekpar Makassar

MAKASSAR,infotanews.id – Menindaklanjuti MoU antara Disparpora Kabupaten Bulukumba dengan Poltekpar Makassar yang telah ditandatangani pada tahun 2025, maka Disparpora Kab. Bulukumba melakukan kunjungan audiensi sekaligus silaturahmi di Poltekpar Makassar, Rabu, 8 Juli 2026.

Pertemuan yang berlangsung di Kampus Poltekpar Makassar, Jl. Gunung Rinjani, Kawasan Kota Mandiri Tanjung Bunga ini, bertujuan untuk memperkuat kolaborasi dalam pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM), promosi pariwisata, hingga pendampingan desa wisata di Kabupaten Bulukumba.

Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Kepala Disparpora Kabupaten Bulukumba, Hj. Hamrina Andi Muri, S.Pd., M.Si., didampingi jajaran pejabat struktural dan fungsional, antara lain Plt. Sekretaris Disparpora Andi Tenri Rawe, S.STP., M.M.; Kepala Bidang Pemasaran Pengembangan Sumber Daya Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif (PPSDK Ekraf) Muh. Taufik Rachman, S.E., M.M.; Kasubag Program dan Pelaporan Hafsah, S.P., M.M.; serta Pejabat Fungsional Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif, Andi Aryono, S.IP., M.M. dan Idiawaty, S.S., M.M.

Rombongan Disparpora Bulukumba disambut hangat oleh Direktur Poltekpar Makassar, Dr. Herry Rachmat Widjaja, S.Sos., MM.Par., CHE, bersama Wakil Direktur I Bidang Akademik, Dr. Muhammad Arfin Muhammad Salim, dan Ketua Program Studi D4 Destinasi Pariwisata (DEP), Dr. H. Darwis, S.Sos., MM.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Disparpora Bulukumba, Hj. Hamrina Andi Muri, menyampaikan harapan besar agar Poltekpar Makassar dapat terus memberikan dukungan penuh, terutama dalam promosi dan pemasaran pariwisata, pendampingan desa wisata, serta kolaborasi intensif untuk meningkatkan kapasitas SDM pariwisata di Bulukumba.

Merespons hal tersebut, pihak Poltekpar Makassar menyatakan akan segera melakukan pembaruan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU). Langkah ini dilakukan menyusul adanya transisi kepemimpinan di Disparpora Bulukumba yang kini dinakhodai oleh Hj. Hamrina Andi Muri, menggantikan pejabat sebelumnya, Bapak Ferryawan Z. Fahmi, S.STP., M.AP.

Aspirasi senada juga diutarakan oleh Kabid PPSDK Ekraf, Muh. Taufik Rachman, dan Kasubag Program, Hafsah. Keduanya berharap ada langkah konkret untuk menyinergikan program kerja antara Disparpora Bulukumba dan Poltekpar Makassar, khususnya yang berdampak langsung pada geliat pariwisata daerah.

Pertemuan ini juga menjadi ruang diskusi interaktif. Idiawaty selaku Fungsional Adyatama mempertanyakan kiat-kiat strategis agar jumlah desa wisata di Bulukumba dapat terus bertambah dan berkembang secara mandiri. Sementara itu, Andi Aryono menyampaikan harapan agar rekomendasi kuliah yang dikeluarkan oleh Disparpora Bulukumba dapat menjadi pertimbangan prioritas bagi putra-putri daerah Bulukumba yang ingin menempuh pendidikan di Poltekpar Makassar.

Menanggapi usulan tersebut, Wakil Direktur I Bidang Akademik, Dr. Muhammad Arfin Muhammad Salim, menegaskan bahwa surat rekomendasi dari Disparpora Bulukumba dipastikan akan dipertimbangkan dengan baik dan disesuaikan dengan kebutuhan program studi yang ada.

Direktur Poltekpar Makassar, Dr. Herry Rachmat Widjaja, memaparkan bahwa kampus yang dipimpinnya memiliki pilar program utama yang mencakup “Pendidikan, Pelatihan, Pengabdian, dan Pendampingan”.

“Kami memiliki program Pelatihan Bimbingan Teknis seperti Pelatihan Pariwisata Dasar (PARDAS) bagi ASN maupun masyarakat dari berbagai daerah, termasuk dari Bulukumba. Selain itu, melalui Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M), kami aktif melakukan pemberdayaan masyarakat. Saat ini, program pendampingan tersebut sudah berjalan di Kabupaten Bulukumba dengan menyasar beberapa desa wisata pilihan,” jelas Dr. Herry.

Lebih lanjut, Dr. Herry menyatakan kesiapan Poltekpar Makassar untuk mendukung penuh promosi ajang tahunan kebanggaan masyarakat Bulukumba, yakni Festival Pinisi. Tidak hanya sekadar promosi, Poltekpar Makassar juga siap bekerja sama dalam mentransfer pengetahuan terkait tata kelola pelaksanaan event (event management) agar Festival Pinisi ke depan dapat dikemas secara lebih menarik dan bertaraf internasional.

Melalui audiensi ini, diharapkan hubungan kemitraan antara Disparpora Bulukumba dan Poltekpar Makassar semakin solid, sekaligus mampu membawa dampak akselerasi yang signifikan bagi kemajuan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Kabupaten Bulukumba. (*)

Komentar