BULUKUMBA,infotanews.id – Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Bulukumba menggelar rapat evaluasi capaian program kegiatan tahun 2025 serta pemantapan strategi pencapaian target kinerja untuk tahun 2026.
Rapat ini dipimpin langsung oleh Kepala Disparpora Bulukumba, Hj. Hamrina Andi Muri, S.Pd., M.Si, bertempat di Ruang Kerja Kadis, Gedung Pinisi Lantai 2, Kamis (8/1/2026).
Pertemuan ini dihadiri oleh Plt. Sekretaris, jajaran Kepala Bidang, Kasubag, Bendahara Penerimaan serta beberapa operator lingkup Disparpora Bulukumba.
Dalam arahannya, Hj. Hamrina Andi Muri menggarisbawahi bahwa kunci utama dalam mencapai target Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2026 adalah sinergitas. Ia meminta seluruh bidang tidak bekerja secara sendiri-sendiri, melainkan membangun kolaborasi kuat dengan antar bidang.
“Kerja kolaborasi antar bidang dan kemitraan dengan stakeholder sangat krusial untuk memaksimalkan capaian PAD kita di tahun 2026. Kita harus bergerak bersama,” tegas Hj. Hamrina.
Selain itu, beliau menyoroti optimalisasi aset daerah, khususnya Mess Pinisi. Bangunan milik Pemda ini dinilai memiliki potensi besar karena tarifnya yang terjangkau, fasilitas parkir luas, serta lokasi strategis di dekat Anjungan Pantai Bira. Promosi terhadap bangunan-bangunan yang disewakan ini perlu dimasifkan.
Menanggapi hal tersebut, Kasubag Umum & Kepegawaian, Ubayd Mantsur, A.Md, menyampaikan catatan terkait pembenahan fisik. Ia menekankan perlunya perbaikan pada beberapa bagian bangunan yang disewakan di kawasan wisata Tanjung Bira serta penambahan beberapa fasilitas agar dapat difungsikan secara maksimal dan memberikan kenyamanan bagi wisatawan.
Plt. Sekretaris Disparpora, Andi Rukmini, S.E menyampaikan skala prioritas penganggaran dan capaian realisasi PAD pada beberapa obyek yang perlu perhatian khusus.
Dari sisi pemasaran, Plt. Kepala Bidang Pemasaran, Pengembangan Sumber Daya Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif, Muh. Taufik Rachman, S.E., M.M, memaparkan rencana kegiatan promosi tahun ini. Ia mengajak seluruh elemen, mulai dari internal pegawai Disparpora, OPD lain, hingga masyarakat luas untuk menjadi “duta wisata” di dunia maya.
“Kami butuh partisipasi aktif masyarakat dan seluruh pegawai untuk mendukung promosi wisata kita. Cukup dengan menekan tombol like atau membagikan konten promosi sosial media Disparpora, itu sudah menjadi kontribusi besar dalam memperluas jangkauan wisata Bulukumba,” jelas Taufik.
Melalui rapat evaluasi ini, Disparpora Bulukumba optimis bahwa penguatan kerjasama antar sektor dan promosi yang lebih agresif akan membawa dampak positif pada peningkatan ekonomi daerah melalui sektor pariwisata, pemuda, dan olahraga. (*)














Komentar