BULUKUMBA,infotanews.id – Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Bulukumba terus konsisten melakukan pembinaan dan pendampingan berkelanjutan terhadap ekosistem inovasi daerah. Upaya ini dilakukan agar setiap inovasi yang lahir tidak hanya berhenti sebagai gagasan, melainkan terus mengasah diri menjadi inovasi yang berdampak nyata bagi masyarakat serta mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional.
Komitmen tersebut kembali membuahkan hasil membanggakan. Dua inovasi daerah Kabupaten Bulukumba resmi dinyatakan lolos seleksi dan berhak tampil pada babak presentasi finalis di ajang internasional/nasional The 8th Competition of Public Sector Innovation (COPSI) 2026.
Ajang bergengsi yang mengusung tema “Innovative Government Solutions for Sustainable Development” ini diselenggarakan oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Terbuka (UT) bekerja sama dengan Association of Chartered Certified Accountants (ACCA), Forum Dosen Akuntansi Publik (FDAP), serta Asosiasi Pengajar Akuntansi Sektor Publik (APSAE).
Dua inovasi daerah yang berhasil menembus babak final tersebut adalah:
iCafe Hybrid Hub: Accelerating Digital Transformation for Sustainable Public Services yang digagas oleh Bapperida Kabupaten Bulukumba (Inovator: Ubayd Mantsur / Innovation Café).
Peterpan (Pantiku: Membangun Bangsa Lewat Pantiku) yang digagas oleh Dinas Perkimtan Kabupaten Bulukumba.
Berdasarkan surat resmi dan Letter of Acceptance (LoA) dari Panitia Pelaksana COPSI 2026, kedua tim inovator dijadwalkan akan mempertahankan pameran dan pemaparan inovasinya di hadapan dewan juri secara daring (online melalui Zoom Meeting) pada:
Hari / Tanggal: Rabu, 12 Agustus 2026
Waktu: Pukul 08.00 – 16.00 WIB (09.00 – 17.00 WITA)
Agenda: Presentasi Finalis & Q&A Session The 8th COPSI 2026
Membuka Peluang Kolaborasi dan Saling Support
Kepala Bidang Riset dan Inovasi Daerah Bapperida Kabupaten Bulukumba, Anugrah Wati Husain, menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para inovator yang terus menunjukkan semangat berkarya. Beliau menegaskan bahwa Bapperida akan senantiasa menjadi wadah dan pendorong utama bagi lahirnya karya-karya inovatif di Kabupaten Bulukumba.
“Kami di Bidang Riset dan Inovasi Daerah Bapperida terus berkomitmen untuk membuka ruang dan peluang selebar-lebarnya bagi seluruh inovator, baik dari Perangkat Daerah maupun elemen masyarakat. Kami mendorong semangat berkolaborasi dan saling support untuk bersama-sama mencari serta memanfaatkan berbagai peluang kompetisi inovasi, baik di tingkat regional, nasional, maupun internasional,” ujar Anugrah Wati Husain.
Ia juga menambahkan bahwa ajang COPSI ke-8 ini menjadi momentum penting untuk membuktikan bahwa tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik di Kabupaten Bulukumba terus bertransformasi menuju ke arah yang lebih digital, inklusif, dan berkelanjutan.
Saat ini, kedua tim dari Bapperida dan Dinas Perkimtan tengah melakukan persiapan matang, mulai dari penyempurnaan materi presentasi berbahasa Inggris, penyusunan video dokumentasi dampak inovasi, hingga pendalaman kriteria penilaian yang meliputi aspek motivasi, manfaat, orisinalitas, metode pelaksanaan, hingga testimoni penerima manfaat.
Diharapkan melalui partisipasi pada ajang COPSI 2026 ini, inovasi iCafe Hybrid Hub dan Peterpan dapat meraih hasil terbaik serta membawa nama harum Kabupaten Bulukumba di panggung nasional maupun internasional. (*)








Komentar