Wujudkan Kabupaten Layak Anak, Disparpora Bulukumba Hadirkan Pengalaman Wisata Virtual bagi Siswa SLBN 1 Bulukumba

BULUKUMBA,infotanews.id – Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Bulukumba melakukan kunjungan inspiratif ke SLBN 1 Bulukumba pada Kamis, 23 April 2026. Kunjungan ini bertujuan untuk menyosialisasikan inovasi VR Tourism (Virtual Tourism) sebagai upaya nyata dalam mendukung Bulukumba sebagai Kabupaten Layak Anak (KLA) dan inklusif bagi penyandang disabilitas.

Rombongan dipimpin langsung oleh Kepala Dinas, Hj. Hamrina Andi Muri, S.Pd., M.Si., didampingi oleh Plt. Sekretaris Disparpora sekaligus Kabid Kepemudaan, Andi Tenri Rawe, S.STP., M.M., Kasubag Umum dan Kepegawaian, Ubayd Mantsur, A.Md., serta Pejabat Fungsional Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif, Idyawati, S.S., M.M. Turut hadir pula mendampingi Pejabat Fungsional Riset dan Inovasi sekaligus tim dari ICafe (Innovation Cafe) Gedung Pinisi, Endang Muliani, S.Sos.

Kehadiran tim Disparpora disambut dengan penuh kehangatan oleh Kepala Sekolah SLBN 1 Bulukumba beserta jajaran. Suasana haru dan bangga menyelimuti pertemuan tersebut saat para tamu disambut dengan Tarian Paduppa yang dibawakan dengan apik oleh siswi SLBN 1 Bulukumba.

“Sambutan ini sungguh di luar dugaan kami. Sangat meriah dan menyentuh hati melihat bakat luar biasa dari anak-anak kita di sini,” ungkap Hj. Hamrina.

Inovasi VR Tourism ini hadir sebagai solusi bagi masyarakat rentan, khususnya anak-anak difabel dan keluarga dengan keterbatasan ekonomi, agar tetap bisa menikmati keindahan pariwisata Bulukumba. Menggunakan perangkat VR Glasses dengan format foto 360 derajat, para siswa dapat merasakan sensasi berada langsung di lokasi wisata tanpa harus terkendala fisik maupun biaya.

Melalui teknologi ini, para siswa tampak sangat antusias dan gembira. Mereka secara bergantian mencoba perangkat VR dan “menjelajahi” berbagai destinasi unggulan, seperti:
* Tanjung Bira dan Pantai Bara
* Pulau Liukang Loe
* Pantai Merpati
* Gedung Pinisi (Menjelajahi detail ruangan yang mungkin belum pernah mereka masuki secara langsung).

Tujuan utama dari kegiatan ini adalah memastikan bahwa pariwisata Bulukumba dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.

“VR Tourism adalah perangkat pendukung bagi anak-anak kita yang memiliki keterbatasan fisik atau kendala Medan yang sulit dijangkau. Kami ingin memastikan mereka tetap bisa menyaksikan keindahan daerahnya sendiri, berkeliling ke berbagai spot tanpa harus beranjak dari tempat duduk mereka,” jelas Hj. Hamrina Andi Muri.

Inovasi ini diharapkan menjadi langkah besar dalam menghapus batasan bagi penyandang disabilitas untuk mendapatkan hak rekreasi dan edukasi, sekaligus memperkuat komitmen Pemerintah Kabupaten Bulukumba dalam menciptakan lingkungan yang ramah dan layak bagi semua anak. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *