BULUKUMBA,infotanews.id – Wakil Ketua II DPRD, Syahruni Haris, S.Sos., M.I.Kom., bersama Ketua Komisi I DPRD, Alkhaisar Jainar Ikrar, S.H., M.Si., hadir sebagai narasumber dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) yang berlangsung di Ruang Kahayya, Gedung Pinisi Bulukumba, Selasa (27/10/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga tersebut merupakan bagian dari peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026 dengan mengusung tema “Peran Pemuda dalam Pembangunan Ekosistem Kepemudaan yang Berkarakter dan Berdaya Saing”.
Selain kedua anggota DPRD tersebut, kegiatan ini juga menghadirkan Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Drs. Muh. Daud Kahal, M.Si., sebagai narasumber. Turut hadir Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga, Hj. Hamrina, S.Pd., M.Si., serta peserta FGD yang terdiri atas mahasiswa dari sejumlah universitas dan siswa-siswi SMA di Kabupaten Bulukumba.
Dalam pemaparannya, Syahruni Haris dan Alkhaisar Jainar Ikrar menekankan pentingnya pembentukan karakter, peningkatan kapasitas diri, serta keterlibatan generasi muda dalam mendukung pembangunan daerah dan bangsa.
Syahruni memotivasi para peserta agar senantiasa tekun belajar dan tidak mudah menyerah dalam mengejar cita-cita. Menurutnya, keberhasilan tidak dapat diraih secara instan, melainkan melalui proses panjang yang membutuhkan kesungguhan, kedisiplinan, dan kerja keras.
“Kesuksesan dari seorang tokoh hari ini itu melalui proses yang panjang. Jadi, tugas kalian hanya belajar dan belajar,” ujar Syahruni.
Sementara itu, Alkhaisar Jainar Ikrar menjelaskan bahwa tantangan dan peran generasi muda terus berkembang seiring perubahan zaman. Generasi muda saat ini perlu mempersiapkan diri dengan membangun karakter yang kuat sebagai bekal menghadapi masa depan.
Menurutnya, karakter bukan semata-mata ditentukan oleh faktor genetik, tetapi juga dapat dibentuk melalui pengetahuan, pengalaman, serta kebiasaan yang dilakukan secara konsisten.
Ia menegaskan bahwa pembentukan karakter membutuhkan proses dan perjuangan yang berkelanjutan. Konsistensi dalam melakukan hal-hal positif menjadi salah satu faktor penting dalam membangun kepribadian yang kuat.
Lebih lanjut, Alkhaisar menekankan pentingnya membangun karakter melalui kebiasaan positif yang selaras dengan cita-cita dan tujuan hidup. Generasi muda juga dituntut untuk mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai yang menjadi landasan dalam kehidupan bermasyarakat.
“Membangun karakter dengan kebiasaan itu penting. Mulai hari ini kita harus mengubah karakter kita sesuai dengan cita-cita kita, berubah mengikuti kemajuan yang ada sekarang,” ungkapnya.
Pada kesempatan tersebut, ia juga mengingatkan bahwa Sumpah Pemuda merupakan bagian penting dari identitas bangsa Indonesia. Semangat persatuan yang diwariskan oleh para tokoh pemuda pada 1928 harus terus dijaga dan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama oleh generasi muda sebagai penerus bangsa.
Melalui kegiatan FGD ini, para pemuda diharapkan semakin memahami peran strategis mereka dalam pembangunan daerah dan nasional. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat mendorong generasi muda untuk terus mengembangkan karakter, memperluas wawasan, meningkatkan kapasitas diri, serta memperkuat daya saing dalam menghadapi berbagai tantangan di masa depan. (*)








Komentar