BULUKUMBA,infotanews.id – Ketua dan Anggota Komisi III DPRD Jalani Pendakian dan Penurunan sejauh 1 Km untuk melihat langsung patok rencana pembangunan YON TP di dekat pinggir sungai Desa Bukit Harapan.
Dari pantauan wartawan, tampak Ketua Komisi III DPRD, H. Andi Pangerang Hakim, dan H. Ilham Bachtiar, dan Ismail Papo mereka rela menempuh perjalanan dengan medan yang cukup sulit di lalui menuju patok tersebut.
Sejumlah warga mengaku salut dengan respon Komisi III DPRD yang betul – betul rela berjalan kaki untuk melihat patok yang terletak dekat pinggir sungai antara Desa Bukit Harapan, Kecamatan Gantarang bersebelahan dengan Desa Anrang, Kecamatan Rilau Ale.
Andi Pangerang, mengungkapkan, bahwa tujuan mereka ke Desa Bukit Harapan untuk meninjau langsung Patok seperti apa yang di sampaikan warga pada saat menggelar aksi unjuk rasa di Gedung DPRD beberapa waktu lalu. Untuk sampai di lokasi patok, di butuhkan harus berhenti sampai tiga kali istrahat, karena penurunan dan pendakian.

“Hanya kami bertiga berhasil melihat langsung Patok tersebut. Jalananannya sangat menegangkan, karena kita jalani pendakian dan penurunan yg cukup terjal dan berjalan ngos-ngosan. Kami sudah melihat patoknya, dan ternyata lokasi tersebut merupakan lahan produktif, rata- rata ditanami pohon cengkeh, cokelat, merica. Hanya ini sumber mata pencaharian warga Bukit Harapan,” ungkapnya
Legislator Golkar Bulukumba, H. Ilham Bahtiar, mengatakan kunjungan tersebut sebagai bentuk komitmen DPRD dalam mengawal aspirasi warga yang sebelumnya disampaikan melalui aksi demonstrasi di Gedung DPRD Bulukumba beberapa waktu lalu.
“Hari ini kami turun untuk melihat patok, sebagai mana, upaya kami menepati janji apa yang telah kami sampaikan warga waktu kami terima aspirasi di DPRD beberapa hari lalu. Tentu kami 40 anggota DPRD Bulukumba akan berjuang sampai ke kementerian untuk mengawal persoalan ini,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Komisi III DPRD Bulukumba, Ismail Papo, menyampaikan pandangannya terhadap apa yang dilakukan warga Desa Bukit Harapan, dan Desa Benteng Palioi untuk hadir bertahan mulai pagi sampai sore menjaga areal kebunnya yang rencananya akan di bangun Yon TP oleh TNI.
Dia menilai, lahan yang berada di kawasan Desa Bukit Harapan, Desa Benteng Palioi sangat jelas merupakan lahan produktif yang selama ini dikelola masyarakat dan menjadi salah satu sumber mata pencaharian mereka.
“Pohon cengkeh yang selama ini tumbuh subur puluhan tahun di kebun mereka adalah satu- satunya hasil bumi andalan mereka. Jadi sangat wajar mereka menolah pembangunan itu, kami dari Komisi III DPRD Bulukumba akan mengawal aspirasi ini hingga ke Kementerian Kehutanan dan DPR RI,” jelasnya. (*)













Komentar