BULUKUMBA,infotanews.id – Wujud kepedulian terhadap masyarakat yang tertimpa musibah kembali ditunjukkan oleh Yayasan Baitul Maal (YBM) PT PLN (Persero) UP3 Bulukumba bersama Persatuan Istri Karyawan dan Karyawati (PIKK) PLN UP3 Bulukumba melalui kegiatan sosial bagi warga korban kebakaran di Kelurahan Terang-Terang, Kecamatan Ujung Bulu, Kabupaten Bulukumba.
Kebakaran yang terjadi beberapa waktu lalu menghanguskan sedikitnya 11 unit rumah warga, menyebabkan sejumlah keluarga kehilangan tempat tinggal dan harta benda. Menyikapi kondisi tersebut, tim YBM dan PIKK PLN UP3 Bulukumba turun langsung ke lokasi untuk menyalurkan bantuan sekaligus memberikan dukungan moril kepada para korban.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen PLN UP3 Bulukumba dalam menghadirkan kepedulian sosial di tengah masyarakat, khususnya bagi warga yang sedang menghadapi musibah. Melalui bantuan yang diberikan, PLN berharap dapat sedikit meringankan beban para korban sekaligus memberikan semangat agar tetap tegar menghadapi cobaan.
Ketua YBM PLN UP3 Bulukumba, Faisal Muslimin menyampaikan bahwa kehadiran mereka tidak hanya untuk menyalurkan bantuan, tetapi juga sebagai bentuk empati kepada masyarakat yang terdampak.
“Musibah kebakaran ini tentu menjadi ujian berat bagi para korban. Kami berharap bantuan yang diberikan dapat membantu memenuhi kebutuhan mendesak serta memberikan dukungan moral agar mereka tetap kuat dan optimistis untuk bangkit kembali,” ujar Faisal.
Kegiatan sosial tersebut mendapat sambutan positif dari pemerintah setempat. Lurah Terang-Terang, Andi Mappijeppu, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kepedulian yang diberikan oleh PLN kepada warganya.
“Kami sangat berterima kasih atas bantuan dan kepedulian dari YBM dan PIKK PLN UP3 Bulukumba. Kehadiran mereka sangat berarti bagi warga kami yang sedang mengalami musibah,” ungkapnya.
Ia berharap sinergi antara PLN dan masyarakat dapat terus terjalin, terutama dalam membantu warga yang membutuhkan.
Melalui kegiatan ini, PLN tidak hanya hadir sebagai penyedia energi listrik, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang turut berbagi kepedulian dan membantu sesama di saat dibutuhkan. Diharapkan bantuan yang diberikan dapat menjadi penyemangat bagi para korban untuk bangkit dan menata kembali kehidupan mereka. (*)














Komentar