Legislator Juandy Tandean Serap Aspirasi Warga di Kelurahan Caile

BULUKUMBA,infotanews.id – Anggota DPRD Kabupaten Bulukumba, Juandy Tandean, dari Daerah Pemilihan (Dapil) I Ujung Bulu–Ujung Loe, melaksanakan kegiatan Reses/Temu Konstituen Masa Persidangan II Tahun Sidang 2025/2026 di Warkop Syawal, Jl. Sam Ratulangi, Kelurahan Caile, Kecamatan Ujung Bulu, Kabupaten Bulukumba, Jumat (13/2/2026).

Dalam kegiatan tersebut, tokoh pemuda menyampaikan sejumlah aspirasi, khususnya terkait pengembangan UMKM serta persoalan BPJS Kesehatan masyarakat yang tidak aktif.

Menanggapi aspirasi terkait UMKM, Juandy Tandean menjelaskan bahwa pelaku UMKM membutuhkan dukungan konkret dari pemerintah, di antaranya, Akses modal yang mudah dengan bunga rendah guna mengembangkan usaha,.Pelatihan dan pendidikan untuk meningkatkan kemampuan manajemen, pemasaran, serta produksi, Perbaikan infrastruktur seperti ruang usaha dan fasilitas produksi agar lebih efisien dan produktif, Kemudahan regulasi dan perizinan agar UMKM dapat beroperasi dan berkembang tanpa hambatan birokrasi, Akses teknologi untuk meningkatkan kualitas produk dan daya saing di pasar digital, dan Penguatan jaringan dan kerja sama dengan pelaku usaha lain, baik di dalam maupun luar daerah, guna memperluas peluang bisnis.

Ia menegaskan bahwa melalui kegiatan reses ini, pihaknya dapat mengidentifikasi kebutuhan riil pelaku UMKM serta mendorong pemerintah daerah agar memberikan bantuan yang tepat sasaran.

Sementara itu, terkait permasalahan kepesertaan BPJS Kesehatan yang tidak aktif, Juandy menjelaskan bahwa hal tersebut dapat disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain, tunggakan iuran lebih dari enam bulan, Perubahan data (NIK, nama, alamat) yang tidak diperbarui, Kesalahan administrasi dalam penginputan data di fasilitas kesehatan, Masa berlaku kartu yang belum diperbarui, Pemblokiran akibat duplikasi kepesertaan, NIK peserta terdeteksi terhubung dengan layanan paylater, pinjaman online, atau kredit perbankan.

Melalui aspirasi yang disampaikan masyarakat, Juandy Tandean menyatakan akan melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah untuk mencari solusi atas penonaktifan BPJS, khususnya bagi masyarakat kurang mampu, agar tetap mendapatkan akses layanan kesehatan. (*)

Komentar