Evaluasi Kinerja Petugas Kebersihan, Disparpora Bulukumba Sosialisasi Transisi ke Sistem Outsourcing Tahun 2026

BULUKUMBA,infotanews.id – Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Bulukumba menggelar pertemuan bersama seluruh petugas kebersihan fasilitas olahraga daerah.

Pertemuan yang berlangsung di Kantor Disparpora, Gedung Pinisi Lantai 2, Selasa (20/1/2026), fokus pada evaluasi capaian tahun 2025 dan kebijakan baru untuk periode mendatang.

Kepala UPT Pengelolaan Infrastruktur Olahraga, Muh. Taufik Rachman, S.E., M.M., memimpin koordinasi dengan para petugas kebersihan yang selama ini mengelola Stadion Mini Bulukumba, GOR Futsal, serta GOR Bulutangkis.

Dalam arahannya, Muh. Taufik Rachman memberikan apresiasi atas dedikasi para petugas dalam menjaga kelayakan fasilitas olahraga selama setahun terakhir. Namun, ia menekankan bahwa evaluasi kinerja tetap dilakukan secara ketat untuk memastikan standar pelayanan publik tetap terjaga.

“Evaluasi ini penting sebagai dasar keberlanjutan kerja sama di tahun 2026. Kami ingin memastikan setiap fasilitas olahraga di Bulukumba tetap dalam kondisi prima dan bersih demi kenyamanan masyarakat,” ujar Taufik.

Poin utama dalam pertemuan ini adalah penyampaian kebijakan baru mengenai mekanisme pengupahan dan manajemen tenaga kebersihan. Plt. Sekretaris Disparpora Bulukumba, Andi Rukmini, S.E., yang turut hadir dalam pertemuan tersebut, menjelaskan bahwa mulai tahun 2026, akan terjadi perubahan sistem administrasi.

Sesuai dengan regulasi terbaru, pemberian upah bagi tenaga kebersihan tidak lagi dikelola langsung secara mandiri oleh dinas, melainkan akan dialihkan melalui pihak ketiga atau sistem tenaga outsourcing.

“Kami sampaikan bahwa untuk tahun 2026, manajemen dan pembayaran upah tenaga kebersihan akan dikelola oleh pihak ketiga (outsourcing). Langkah ini diambil untuk meningkatkan profesionalisme serta efisiensi dalam pengelolaan infrastruktur olahraga kita,” jelas Andi Rukmini.

Kebijakan ini diharapkan dapat memberikan kepastian standar kerja yang lebih sistematis, sembari tetap memperhatikan hak-hak para petugas kebersihan yang selama ini telah berkontribusi bagi Kabupaten Bulukumba.

Pertemuan yang berlangsung hangat tersebut menjadi ruang diskusi bagi para petugas untuk memahami teknis peralihan kontrak tersebut, sehingga operasional di Stadion Mini maupun GOR tetap berjalan normal tanpa hambatan selama masa transisi. (*)

Komentar